Pengertian Pseudocode dalam Pemograman | Pelajarindo.com

Posted on

Pseudocode – pernah mendengarnya? Atau penasaran apa yang dimaksud pseudocode. Pseudocode sering disebut dalam istilah bahasa pemograman.

Pseudocode adalah langkah-langkah menjelaskan permasalahan dalam kode-kode. Pseudocode menggunakan bahasa yang hampir sama dengan bahasa pemograman, tetapi Pseudocode mudah untuk dipahami.

Pseudocode bisa juga di sebut tiruan dari kode program, tetapi Pseudocode lebih mudah untuk dimengerti sehingga banyak programmer yang membuat Pseudocode terlebih dahulu sebelum mengkoding. Pseudocode adalah pemecahan kode yang sulit, menggambarkan logika-logika yang sulit sehingga dapat di terjemahkan di Pseudocode agar dapat dimenegerti.

Pengertian Pseudocode dalam Pemograman | Pelajarindo.com

Contoh Pseodocode

Notasi – notasi Pseudo

  1. Bentuk

Pernyataan

X <—- Y

keterangan :

X : diberi nilai

Y : Memberi Nilai

Ex : Hasil <—- Bilangan Mod 2

  1. Bentuk Percabangan

if kondisi then

pernyataan

if kondisi 1 then

pernyataan 1

else

pernyataan 2

if kondisi 1 then

pernyataan 1

else if kodisi 2 then

pernyataan 2

else if kondisi n then

pernyataan

else

pernyataan else

Bca Juga:

Pengertian Flowchart, Simbol-Simbol Flowchart dan Fungsinya | Pelajarindo.com

Pengertian Algoritma Pemrograman Secara Lengkap | Pelajarindo.com

Pengertian Pemrograman Secara Lengkap | Pelajarindo.com

  1. Bentuk Perulangan

for (persyaratan) do

pernyataan for

while (persyaratan)

pernyataan while

Repeat

pernyataan repeat

Until (persyratan)

Contoh : Algoritma untuk menentukan bilangan Genap/Ganjil (Pseudo-code)

Deskripsi

hasil,bil : integer

Implementasi

Baca (bil)

hasil <—- bil mod 2

if hasil = 0 then

cetak (Genap)

else

cetak (Ganjil)

End.

Contoh Lainnya

<variable> = <expression>

if <condition>

do stuff

else

do other stuff

while <condition>

do stuff

for <variable> from <first value> to <last value> by <step>

do stuff with variable

function <function name>(<arguments>)

do stuff with arguments

return something

<function name>(<arguments>) // Function call

<variabel> = <nilai>

jika <kondisi>

lakukan sesuatu

lain

lakukan yang lain

ketika <kondisi>

Lakukan sesuatu

untuk <variabel> dari <awal> ke <akhir> dengan <langkah>

lakukan dengan variabel

fungsi <nama_fungsi>(<argumen>)

lakukan sesuatu dengan argumen

hasilkan sesuatu

<variabel> = <nama_fungsi>(<argumen>) //Pemanggilan fungsi dengan hasil ke variabel

Atau

<nama_fungsi>(<argumen>) //Pemanggilan fungsi

Bagaimana ? anda sudah mengerti mengenai pengertian pseodocode, sangat bermanfaat pelajaran kali ini, penulis lebih tahu mengenai pseodocode. Semoga bermanfaat bagi para pembaca dan dapat mengambil hikmahnya. Kunjungi terus Pelajarindo.com banyak sekali artikel menarik yang tentunya sangat bermanfaat untuk kita semua pembaca.

Silahkan like atau pun komentar di kolom yang sudah kami sediakan, sebagai timbal balik pembaca mengenai artikel kami. Kalian dapat memberikan kritik yang bersifat membangun tentunya. Dan akan kami jadikan evaluasi bagi kami. Terima kasih banyak.